logo

(024) 8507891

fh@mail.unnes.ac.id

Sekaran Gunungpati

Kota Semarang, 50229

07:00 - 16:00

Senin s.d Jumat

logo

123 456 789

info@example.com

Goldsmith Hall

New York, NY 90210

07:30 - 19:00

Monday to Friday

Menjadi Fakultas Hukum Berwawasan Konservasi, Bereputasi Internasional, dan Berkarakter Pancasila.

Mahasiswa FH Unnes Temukan Rusunawa Tak Sesuai Peruntukan

FH.UNNES.AC.ID – Semarang, Rumah susun sederhana sewa (Rusunawa) kini menjadi salah satu solusi yang ditawarkan pemerintah bagi masyarakat di tengah terbatasnya lahan untuk tempat tinggal. Namun faktanya, banyak peruntukan rusunawa yang tidak sesuai dengan ketentuan peraturan yang ada.

Salah satu penyebabnya selain karena kebutuhan tempat hunian yang semakin meningkat, juga karena kurangnya pengawasan perihal perjanjian sewa menyewa rusunawa oleh pihak yang terkait.

Hal inilah yang terungkap dari hasil penelitian empat mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Negeri Semarang (UNNES) terhadap permasalahan ini.  Tim yang tergabung dalam Tim Program Kreativitas Mahasiswa Bidang Penelitian Sosial Humaniora (PKM PSH) tersebut, melihat secara langsung bagaimana pelaksanaan perjanjian sewa menyewa rusunawa di Kota Semarang.

Empat mahasiswa tersebut yakni Laelatul Fitri, Devi Rosalia, Wahyu Mutia Artati, dan Audra Yoga Vidiana berhasil melihat praktik langsung ketidaksesuaian pelaksanaan perjanjian sewa menyewa rusunawa di Kota Semarang.

Keempat mahasiswa mendasarkan analisisnya pada Peraturan Walikota Semarang Nomor 7 Tahun 2009, yang digunakan sebagai rujukan utama dalam menentukan prosedur perjanjian sewa menyewa rusunawa yang seharusnya dilakukan.

“Ketidaksesuaian yang ada, diantaranya mengenai prosedur kepemilikan,” ungkap Tri Andari Dahlan SH MKn, Dosen Bagian Hukum Perdata Fakultas Hukum Unnes, sebagai pembimbing para mahasiswa, Kamis (6/7).

Ia memaparkan hasil penelitian mahasiswa menunjukkan bahwa banyak dari penghuni rusunawa di Kota Semarang, khususnya Rusunawa Kaligawe tidak mendapatkan unit hunian secara langsung dari Pemerintah Kota.

“Faktanya, banyak penghuni Rusunawa Kaligawe hanya melimpahkan haknya atas hunian tersebut diperjual-belikan tanpa sepengatuan UPTD Rusunawa Kota Semarang,” jelasnya.

Keempat mahasiswa berharap bahwa dari hasil penelitian ini akan memberikan saran bagi Pemerintah Kota Semarang dalam membenahi berbagai peraturan perundang undangan yang berkaitan dengan Rusunawa sekaligus membangun fasilitas rusunawa dengan lebih baik.

sumber : http://berita.suaramerdeka.com

(Arie Widiarto/ CN33/ SM Network)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Agenda
  1. Seminar Nasional: Pengawasan Keimigrasian Dalam Pengendalian Radikalisme Dan Terorisme

    November 1 @ 8:00 AM - 5:00 PM
  2. Lawblillity#2

    3 November 2017 @ 8:00 AM - 29 April 2018 @ 5:00 PM
  3. KOMPETISI CERDAS CERMAT (KCC) 50th ASEAN : Unity in Diversity

    November 23 @ 12:00 AM - 11:59 PM

Saiyek Saeka Praya

Pekerjaan berat dilakukan dengan kebersamaan pasti akan terasa ringan (Saiyek saeka praya)

Prof. Dr. Sudijono Sastroatmodjo, M.Si

Guru Besar

2016-03-14T15:19:08+00:00

Prof. Dr. Sudijono Sastroatmodjo, M.Si

Guru Besar

Pekerjaan berat dilakukan dengan kebersamaan pasti akan terasa ringan (Saiyek saeka praya)

Strategi Hidup

Ketenangan, Kesabaran dan Keikhlasan untuk Ibadah Adalah Awal Kebahagiaan Yang Sesungguhnya

Dr. Rodiyah, S.Pd.,S.H.,M.Si

Dekan

2016-03-14T15:19:18+00:00

Dr. Rodiyah, S.Pd.,S.H.,M.Si

Dekan

Ketenangan, Kesabaran dan Keikhlasan untuk Ibadah Adalah Awal Kebahagiaan Yang Sesungguhnya